Tips Ini Bikin Kamu Lebih Gampang Memilih Winch Yang Cocok Untuk Mobil Kamu

Ilustrasi Winch

Salah satu perangkat penting ketika kita melakukan recovery baik di jalan raya maupun offroad adalah winch. Mungkin sebagian langsung bertanya, winch itu apa sih lalu apa gunanya? Baiklah, winch dalam terjemahan Bahasa Indonesia artinya kerekan, yang artinya alat ini pengerek (penarik). Nah winch ini berguna sekali ketika kendaraan kamu mengalami mogok dan terjebak sehingga memerlukan alat yang dapat menarik. Lalu bagaiman biar lebih gampang memilih winch yang cocok untuk mobil kamu? Baca sampai selesai biar lebih paham ya

Jenis Winch

Secara umum ada 3 (tiga) jenis winch yang perlu diketahui:

  1. Power Take Off (PTO) Winch
    Winch jenis ini boleh dibilang sesepuh para winch, PTO biasanya tersambung langsung dengan transfercase dan boleh dibilang winch ini memiliki kekuatan bawaan lahir yang mumpuni. Namun demikian baru bisa dioperasikan ketika mesin mobil hidup, dan pemasangannya pun rumit. Sehingga lumayan jarang mobil yang mengaplikasikan jenis PTO;
  2. Hidrolik Winch
    Mirip dengan PTO, jenis hidrolik winch juga mewajibkan mesin mobil dalam keadaan hidup untuk dapat dioperasikan. Bedanya kalau PTO terhubung dengan transfercase, maka hidrolik winch terhubung dengan sistem steering dan mengandalkan tekanan dari pompa power steering. Dan pada saat digunakan steering wheel (kemudi) tidak boleh bergerak, karena gerakan pada kemudi akan menonaktifkan winch secara otomatis;
  3. Elektrik Winch
    Nah ini adalah jenis winch yang paling banyak digunakan saat ini, karena pemasangan sangat mudah, cukup menyiapkan dudukan (braket) lalu sambungkan kabel positif dan negatif ke aki maka winch sudah dapat digunakan. Hanya saja sesuai dengan namanya elektrik winch, maka winch jenis ini membutuhkan pasokan listrik yang besar dan stabil. Sangat disarankan kapasitas alternator kamu minimal 150 ampere.

Rumus Winch

Nah dari ketiga jenis winch tersebut kita coba bahas model Elektrik Winch. Bagaimana memilih kapasitas yang cocok dan pas untuk mobil kita, kalau mau aman dan selama dana bukan masalah kita bisa pilih kapasitas terbesar, tapi kalau dana adalah salah satu faktor penentu maka ada 2 rumus yang bisa kita gunakan berdasarkan pemakaian:

  1. Jalan Raya, rumusnya berat mobil x 30%
    Contoh, berat mobil 2 ton, maka 30% nya adalah 600 kilogram. Artinya carilah elektrik winch dengan kapasitas minimal 2,6 ton (2+600)
  2. Offroad, rumusnya 1,5 x berat mobil
    Contoh, berat mobil 2 ton, maka 1,5 x nya adalah 3 ton. Dan artinya carilah elektrik winch dengan kapasitas minimal 5 ton (2+3)

Pertanyaannya, kenapa kok pemakaian winch di jalan raya berbeda dengan offroad? Jawabannya sederhana, karena faktor obsctacle (rintangan) di jalan raya sangat minimal dimana paling hanya berupa tanjakan saja. Sedangkan di medan offroad bisa sangat ekstrim faktor obsctacle (rintangan) yang dihadapi, mulai dari kubangan lumpur sampai jurang. Dan ketika menarik kendaraan dari jebakan lumpur bahkan jurang, beban mobil akan bertambah minimal 1,5x dari beban awal.

Kesimpulan

Dari tulisan ini, ada beberapa point yang dapat lebih memudahkan kamu ketika ingin membeli winch:

  1. Carilah winch jenis elektrik (karena paling mudah dicari dan dipasang)
  2. Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan

Beberapa tips otomotif lainnya seperti cara merawat AC mobil bisa kamu baca langsung di sini. Semoga bermanfaat ya, dan pastikan keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara

Tagged :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *